3 Risiko Bisnis Online yang Harus Anda Waspadai Bagi Pemula Serta Solusinya

Bisnis online adalah salah satu jenis pekerjaan yang menjadi pilihan banyak orang untuk membangun usah sendiri di era digital seperti sekarang ini.

Namun, didalam memilih bisnis online, yang harus rekan-rekan wasapadai adalah risikonya. Karena meskipun pekerjaan ini dilakukan dengan cara online, namun risikonya juga sama seperti bisnis pada umumnya.

Akan tetapi, risiko yang terjadi ini dapat diantisipasi dengan cepat, sehingga rekan-rekan mengerti langkah apa yang harus diambil, manajemen risiko apa yang harus diambil.

3 Risiko Bisnis Online yang Harus Anda Waspadai Bagi Pemula Serta Solusinya

Dengan demikian, bisnis online rekan–rekan bisa berjalan dengan lancar dan rekan-rekan bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Adapun risiko yang sering terjadi yang wajib rekan-rekan diwaspadai adalah seperti :

1. Terjadinya Hit and Run 


Kasus yang paling sering terjadi didalam dunia bisnis online adalah hit an run. Pada kasus ini, seorang pelanggan biasanya terkesan bersemangat menanyakan produk tertentu kepada rekan-rekan melalui chat.

Selain itu, Ia juga bahkan juga meminta rekan-rekan untuk menentukan jumlah total belanjaan dan meminta dikirimkan nomor rekening untuk transfer.

Namun setelah rekan-rekan melakukan seluruh permintaan tersebut, pelanggan justru mndadak hilang atau kabur begitu saja dan tidak menjawab pesan rekan-rekan.

Didalam kasus, sebenarnya rekan-rekan tidak mengalami kerugian material. Akan tetapi, rekan-rekan didalam kasus ini waktu rekan-rekan saja yang terbuang percuma.

Nah, untuk menghindar terjadinya hit and run, rekan-rekan bisa membuat aturan yang jelas, tegas, dan pastikan aturan tersebut tidak bermakna ganda.

Selain itu, sering-seringlah posting mengenai cara order, sistem pembayaran, pengiriman, hingga konsikuensi melakukan hit and run. Jika ada pelanggan yang melakukannya, rekan-rekan berhak untuk memblocknya.

2. Persaingan yang begitu ketat.


Dengan berjalannya waktu, jumlah bisnis online semakin banyak saja. Menurut data yang di ambil pada tahun 2016 lalu, jumlah e-Commerce di Indonesia sudah mencapai 26,2 juta.

Sedangkan untuk tahun 2018, sudah tentu meningkat lebih tinggi lagi. Ini artinya, rekan-rekan memiliki banyak saingan dalam menjalankan bisnis online.

Disatu sisi, hal ini tentu saja menjadi salah satu risiko bisnis yang serius. Namun disisi lain, persaingan yang ketat dapat memacu rekan-rekan untuk terus memberikan produk serta layanan yang berbeda kepada pelanggan.

Karena jika tidak, maka sudah dipastikan bisnis online rekan-rekan tidak akan bisa menonjol.

Dengan adanya persaingan yang cukup ketat tersebut, risiko bisnis online lain yang mungkin akan dihadapi adalah susahnya menemukan topik yang tepat.

Terlebih lagi jika pesaing rekan-rekan yang sudah memiliki nama besar yang cukup mendominasi industri bisnis rekan-rekan.

Sebagai manajemen risiko bisnis online, rekan-rekan bisa mengatasi hal demikian dengan menargetkan audiens yang lebih spesifik.

Didalam hal ini, rekan-rekan bisa melakukan riset konsumen secara detail untuk mengetahui point dan kebutuhan target pelanggan, kemudian buat rancangan solusi yang tepat. Sehingga bisnis rekan-rekan dapat bertahan di tengah persaingan.

3. Adanya Permintaan Pasar yang berubah-ubah


Dengan tingginya permintaan pasar, sebenarnya hal ini merupakan salah satu hal yang baik. Akan tetapi, jika hal ini tidak dikelola secara tepat, maka bisa menjadi risiko bisnis online.

Apalagi jika permintaan pasar cendrung terjadi perubahan. Sementara barang yang yang rekan-rekan jual tidak selalu ready.

Biasanya, kasus yang seperti ini sering kali terjadi karena ada trend yang baru muncul, biasanya pelanggan kemungkinan besar akan memilih untuk membeli produk ke bisnis onlie yang sudah punya stok.

Alhasilnya, rekan-rekan bisa kehilangan pelanggan yang potensial. Nah, bayangkan saja jika hal ini sering terjadi berulang kali setiap ada trend yang baru muncul, tentunya hal ini sangat disanyangkan.

Jadi, untuk kunci manajemen risiko bisnis yang satu ini adalah rekan-rekan harus bisa menyediakan stock dlam jumlah yang tepat.

Tujuannya adalah agar bisa terus memenuhi permintaan pasar. Namun bagi rekan-rekan yang pemula atau baru saja terjun ke bisni online, sebaiknya pilihlah produk yang masa trendnya berjalan agak lama atau produk yang selalu dicari pelanggan agar rekan-rekan tidak kewalahan dalam memnuhi permintaan pasar.

Postingan terkait:

"3 Risiko Bisnis Online yang Harus Anda Waspadai Bagi Pemula Serta Solusinya"

Post a Comment

Tingalkan komentar Anda tentang artikel ini..