8 Perilaku Istri Yang Durhaka Terhadap Suami

Sebelum menikah, seorang wanita telah membayangkan pernikahannya yang begitu indah, dengan kehidupan yang romantis sebagaimana cerita yang pernah dia baca didalam novel maupun yang dari cerita-cerita di televisi. Bahkan untuk sementara ia tidak memikirkan tentang bagaimana menajdi seorang istri yang baik, tidak memikirkan masalah-masalah yang ada didalam keluarganya, yang ada di dalam fikirannya hanya keindahan saja,


Namun pada akhirnya, ketika diia harus menghadapi semua coabaan yang diberikan oleh tuhan, ia tidak siap. Bahkan dia tidak bisa menerima keadaan yang seperti itu, hal yang seperti inilah yang selalu terjadi kepada seorang wanita.

Dan pada akhirnya timbulah prilaku-prilaku yang tidak baik, terutama lagi kepada suaminya, hal yang seperti ini juga yang bisa membuat seorang istri menjadi durhaka kepada suaminya. Untuk itu, sebelum anda khususnya wanita  ingin menikah atau ingin mendirikan suatu keluarga, ada baiknya Anda mengetahui sifat dan prilaku yang tidak harus Anda lakukan kepada suami Anda nantinya, agar supaya Anda bisa menjadi seorang istri yang soleha. Adapun prilaku yang bisa membuat Anda menjadi seorang istri yang durhaka kepada suami adalah sebagai berikut.

Jenis Dan Perilaku Istri Yang Durhaka Terhadap Suami


1. Nusyus (tidak taat kepada suami)


Nusyus adalah satu sikap yang membakang terhadap suaminya yang harus Anda hindari, wanita yang Nuyus adalah wanita yang sering melawan suami, melanggar printah suami, tidak taat kepada suami, dan tidak ridha atau tidak mau menerima kedudukan yang telah Allah tetapkan untuknya. Prilaku atau sikap Nusyus ini memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah:

  • Menolak ajakan suami ketika mengajaknya untuk ketempat tidur, baik itu secara terang-terangan maupun secara samar. 
  • Mengkhianati suaminya, misalnya menjalin hubungan gelap dengan pria lain ( selingkuh ).
  • Membawa masuk seseorang yang tidak disenangi oleh suami ke dalam rumah, lalai dalam melayani suami, suka mubazir dan menghabiskan uang yang tidak pada tempatnya, menyakiti hati suami dengan tutur bahasa yang jelek, mengejek dan mencela, keluar rumah tanpa sepengetahuan atau izin suami, menyebarkan dan mencela rahasia suami.

Ingatlah , bahwa seorang istri yang shalihah itu akan senantiasa menempatkan ketaatannya kepada suami di atas segala-galanya, baik itu dalam keadaan susah maupun dalam keadaan senang, asalkan selagi suaminya masih berjalan dan taat di jalan Allah.

2. Tidak Menyukai Keluarga Suami


Terkadang seorang istri ada juga menginginkan agar seluruh perhatian dan kasih sayang dari suaminya hanya dicurahkan kepada dirinya. Tidak boleh sedikit pun waktu dan perhatian suaminya diberikan kepada orang lain selain dari dirinya. Termasuk juga kepada orang tua suaminya. Padahal, seorang suami itu juga harus berbakti dan memuliakan orang tuanya, terlebih lagi kepada ibunya.
Tidak hanya itu, Terkadang sebagian dari istri ada yang berani menghina dan melecehkan orang tua suaminya, bahkan dia juga berusaha merayu suami untuk berbuat durhaka kepada orang tuanya.

Sebagai contoh seorang istri yang sengaja mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang tua dan keluarga suaminya, atau membesar-besarkan dari suatu masalah, bahkan tidak segan-segan untuk memfitnah keluarga suaminya.

Selain itu ada juga seorang istri yang menuntut suaminya agar lebih menyukai keluarganya, dia berusaha untuk menjauhkan suami dari keluarganya dengan berbagai macam cara.
Ingatlah, ikatan dari pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah pernikahan, namun juga menyatukan anatara kedua belah pihak. Maka dari itu, kedua orang tua suami ataupun keluarga suami itu juga orang tua atau keluarga istri, begitu pula dengan sebaliknya.

3. Tidak Menjaga Penampilan


Terkadang kalau dilihat, seorang istri berdandan, berhias dan mengenakan pakaian yang indah hanya ketika dia mau keluar rumah, ketika ingin bepergian, menghadiri undangan, ke kantor, mengunjungi saudara maupun teman-temannya,dan lain sebagainya. Sementara kalau didepan suaminya dia hanya mengenakan pakaian yang seadanya, dia tidak peduli apakah tubuhnya kotor, lusuh, dan berbau yang tidak sedap. Keadaan yang seperti ini sungguh berbalik ketika ia di depan suaminya.

Jika hal yang seperti ini terus menerus dipelihara atau dilakukan oleh istri, jangan heran atau jangan salahkan suami jika dia tidak betah untuk di rumah. Seharusnya, bagi seorang istri, berdandan dan berhias itu yang paling utama di tujukan ialah kepada suami. Karena keindahan yang telah dianugrahkan oleh allah itu untuk diberikan kepada suami, bukan untuk orang lain.

4. Kurang Berterima Kasih


Tidak jarang seorang suami itu tidak mampu untuk memenuhi keinginan sang istrinya. Karena hal yang seperti ini, terkadang seorang istri tidak merasa puas dan tidak mau berterimakasih kepada suami dengan apa yang telah diberikan oleh suami, meskipun suaminya sudah berusaha secara maksimal dan sekuat tenaganya untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan keinginan-keinginan istrinya.

Prilaku seorang istri yang seperti ini adalah perilaku istri yang tidak tahu bersyukur atas nikmat dan karunia Allah yang diberikan telah diberikan kepadanya lewat suaminya. Bagi Anda wanita baik itu yang sudah menikah maupun yang belum menikah, jika Anda memiliki prilaku yang seperti ini, sebaiknya Anda tinggalkan atau Anda buang jauh-jauh.

Karena apa, karena seorang istri yang shalihah itu tentunya mampu memahami dan mmengetahui keterbatasan dari kemampuan suaminya. Seringlah bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan Allah kepadanya, dengan rasa yang bersyukur, insya Allah, nikmat Allah berikan akan bertambah.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur atas nikmat yang Ku berikan, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangatlah pedih.”

5. Mengingkari Kebaikan Sang Suami


“Wanita adalah merupakan mayoritasnya penduduk neraka.” Demikian seperti yang telah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam setelah sholat gerhana ketika terjadi gerhana matahari.

Ajaib!! wanita sangatlah dimuliakan di mata Islam, bahkan seorang ibu dapat memperoleh hak untuk dihormati tiga kali lebih besar dibandingkan seorang ayah. Sosok yang dimuliakan, tapi mengapa malah menjadi penghuni mayoritas neraka.?

“Ini karena kekufuran dari mereka,” jawab Rasulullah Shallallahu’Alaihi wa Sallam ketika para sabahat bertanya mengapa hal yang seperti itu bisa terjadi. Apakah mereka telah mengingkari Allah?

Bukan, mereka tidak mengingkari Allah, akan tapi mereka yang telah mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah diperbuat oleh suaminya.

“Andaikata seorang suami telah berbuat kebaikan sepanjang masa, kemudian seorang istri melihat sesuatu yang tidak disenanginya dari seorang suami, maka si istri akan mengatakan bahwa ia tidak melihat suatu kebaikan sedikitpun dari suaminya.” Demikian penjelasan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam didalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari (5197).

Untuk itu, jangalah Anda mengingkari kebaikan-kebaikan yang telah di berikan oleh suami-mu, jika kamu ingin di akhirat nanti menjadi bidadari untuk suami-mu.

6. Mengungkit-Ungkit Kebaikan


Setiap orang tentunya selalu berbuat kebaikan atau memiliki kebaikan, tak terkecuali lagi seorang istri. Yang jadi masalahnya adalah, jika seorang istri sering menyebut kebaikannya yang telah diberikan kepada suaminya, dan kemudian kebaikan itu diungki-ungkit, ingatlah bahwa prilaku ini tidak baik di mata Allah. Untuk itu jangan pernah mengungkit-ungkit kebaikan kamu berikan kepada orang lain, terlebih lagi kepada suamimu.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah engkau menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” [Al Baqarah: 264]

7. Cemburu Buta


Cemburu ialah merupakan prilaku atau tabiat seorang wanita, dia merupakan suatu ekspresi cinta. didalam batas-batas tertentu, bila seorang istri itu merasa cemburu dan memendam rasa curiga terhadap suaminya yang jarang berada di rumah, ini adalah hal yang wajar. Namun, jika rasa cemburu ini terlalu berlebihan , dan tidak mendasar, atau melebihi batas, serta hanya cemburu yang berasal dari dugaan, maka rasa cemburu seperti ini dapat berubah menjadi rasa cemburu yang tercela.

Rasa cemburu yang disyariatkan oleh agama adalah cemburunya seorang istri terhadap suami karena kemaksiatan yang dilakukan oleh suami, sebagai contoh misalnya : Suami berzina, mengurangi hak-hak terhadap istrinya, menzhaliminya, atau lebih mendahulukan istri lain ketimbang dirinya. Jika terdapat hal-hal yang seperti ini, maka ini adalah rasa cemburu yang terpuji.

Karena jika kecurigaan istri berlebihan, tidak berdasar pada fakta dan bukti, atau bisa dibilang dengan cemburu buta, hal yang seperti ini tentunya akan mengundang kekesalan dan kejengkelan suami. Maka dari itu, hati-hati menaruh rasa cemburu terhadap suami Anda, jika Anda merasa curiga terhadap suami Anda, maka tugas Anda adalah mencari bukti, dan menyadarkan suami Anda untuk tidak berbuat yang bukan-bukan.

8. Kurang Menjaga Perasaan Suami


Rasa kepekaan suami maupun istri terhadap perasaan pasangannya sangat diperlukan untuk bisa menghindari terjadinya konflik atau masalah yang tidak di inginkan, seperti kesalahpahaman, dan ketersinggungan. Seorang istri hendaknya senantiasa berhati-hati dalam setiap mengucapkan kata dan perbuatannya agar tidak menyakiti hati dan perasaan suami.

Karena seorang suami, dia mampu menjaga lisannya dari kebiasaan yang seperti mencaci, berkata keras, serta mengkritik dengan cara yang memojokkan. Untuk itu Istri selalu berusaha untuk bisa menampakkan wajah yang ramah, menyenangkan, tidak bermuka masam, dan menyejukkan ketika dipandang oleh suaminya.

Nah berdasarkan dari ulasan diatas, mari kita sama-sama intropeksi diri sendri, apakah kita ada termasuk kedalam 8 prilaku yang sudah kita bahas di atas.? Jika tidak ucpkan alahamdullillah, jika ada mari kita sam-sama benahi prilaku kita yang jelek itu, agar nantinya kita bisa menjadi istri yang shalehah. Yang selalu memberikan yang terbaik buat Suami.

Baca Juga Sifat Istri Yang Mampu Membuat Rezeki Suami Terus Mengalir

Demikian ulasan singkat ini, jika ada yang ingin menambahkan tentang prilaku istri yang durhaka terhadap suami, silahkan tambah dikol komentar dibawah, senang rasanya bisa berbagi informasi dengan teman-teman. semoga ini memberikan manfaat yang baik bagi kita semua. Aminn…..

Postingan terkait:

"8 Perilaku Istri Yang Durhaka Terhadap Suami "

Post a Comment

Informasi yang Terdapat Pada web ini hanya Bersifat informasi saja, tidak untuk menggantikan pendapat Ahli, Dokter, ataupun Profesional.

Silahkan beri komentar Anda Tentang artikel ini, berkomentarlah yang sopan dan sesuai dengan isi artikel, Terimakasih Atas Kunjungannya.