Pengertian Raspberry Pi Dengan Arduino Lengkap

Raspberry Pi


Apa itu Raspberry Pi.?


Raspberry Pi, adalah komputer papan tunggal single board circuit ( SBC ) yang dapat digunakan untuk menjalankan program perkantoran, permainan komputer, dan sebagai pemutar media hingga video beresousi tinggi dan lain – lain sebagainya.


Pengertian Raspberry Pi Dengan Arduino Lengkap

Arduino


Apa itu Arduino.?


Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri.

Saat ini Arduino sangat populer di seluruh dunia. Banyak pemula yang belajar mengenal robotika dan elektronika lewat Arduino karena mudah dipelajari. Tapi tidak hanya pemula, para hobbyist atau profesional pun ikut senang mengembangkan aplikasi elektronik menggunakan Arduino.


Pengertian Raspberry Pi Dengan Arduino Lengkap


Perbedaan Antara Raspberry Pi dengan Arduino


Perbedaan antara raspberry Pi dengan Arduino, Masing-masing dari mereka memiliki tujuan dan kegunaannya. Platform Arduino didesain untuk diaplikasikan pada mikrokontroler berdaya rendah yang memberikan pengguna kontrol penuh pada perangkat kerasnya.

Disini kita dapat menulis program untuk untuk platform Arduino dengan menggunakan Arduino IDE atau bisa disebut dengan Integrated Development Environment. Anda dapat menulis program tidak lebih dari 32KB yang dapat dihubungkan secara langsung dengan kebanyakan perangkat keras tanpa batas seperti switch, sensor, LCD, mikrokontroler, Internet dan lain sebagainya.

Sementara Raspberry Pi, ini didesain untuk digunakan pada level yang lebih tinggi. Dengan perangkat keras yang telah terintegrasi yang bisa digunakan untuk mengatur peralatan seperti ethernet, video, audio processing, jumlah RAM yang besar dan jumlah penyimpanan yang hampir tak terbatas.
   

Raspberry Pi bisa disamakan dengan sebuah komputer mini. Dimana kita dapat menjalankan sistem operasi lengkap, seperti Linux dan Android pada Raspberry Pi. kita juga dapat membuat program pada sistem operasi tersebut yang dapat mengontrol fungsi sistem dan pin general purpose input output yang tersedia.

Jika kita ingin bermaksud untuk mendesain panel kontrol untuk microwave, kita dapat menggunakan sebuah mikrokontroler seperti Arduino. Arduino dapat menggunakan LCD, interfacing dengan tombol dan keypad, serta bisa untuk membaca sensor.

Untuk membuat kontrol microware, sebenarnya kits juga bisa menggunakan perangkat seperti Raspberry Pi, tapi tentu spesifikasinya terlalu tinggi. Ibaratnya seperti ingin membuat mesing penghitung pembayaran di kasir menggunakan superkomputer, tentu terlalu berlebihan.

Namun, jika microwave kita memerlukan LCD yang lebih canggih seperti layar touchscreen, atau sistem yang dapat mengirim pesan lewat twitter atau facebook tentang apa yang sedang kita lakukan, maka lebih cocok jika kita menggunakan Raspberry Pi.

Kenapa demikian.? Karena proses logika dan kebutuhannya jauh lebih kompleks jika dibandingkan dengan microwafe yang hanya berfungsi untuk melakukan dengan kontrol standar.

Kelebihan dan Kekurangan Arduino dan Raspberry Pi


Karena Arduino dan Raspberry Pi memiliki spesifikasi, tujuan, serta fungsi yang berbeda, maka kelebihan dan kekurangnya sangat tergantung pada tujuan meereka yang ingin kita gunakan.

Jika tujuannya adalah penggunaan kontrol realtime dengan efisiensi tinggi, tentu Arduino lebih baik.

Misalnya begini :


Jika kita menggunakan Arduino untuk menggerakkan lengan robot, maka kita dapat mengontrolnya dengan tingkat presisi yang tinggi. Kenapa? Karena Arduino menggunakan firmware, bukan sistem operasi seperti pada Raspberry Pi.

Penggunaan firmware memungkinkan respon yang diberikan oleh Arduino akan lebih stabil. namun bila menggunakan Raspberry Pi mungkin akan terdapat sedikit lebih lambat karena kernel Linux pada sistem operasi Raspberry Pi memiliki fungsi prioritas proses seperti yang dimiliki oleh semua sistem operasi.

Kernel linux harus menangani banyak proses dengan prioritas yang ditentukan, sehingga proses menggerakkan lengan akan lebih lambat.

Jika untuk belajar dan latihan memprogram hardware, maka Arduino lebih baik. Board Arduino dilengkapi dengan rangkaian pengaman apabila salah dalam pemasangan. Sehingga kesalahan pemasangan tidak langsung dapat merusak board.

Pemutusan arus listrik secara paksa atau mati paksa, ini  juga tidak banyak berpengaruh. Akan tetapi berbeda dengan Raspberry Pi yang menggunakan sistem operasi dan SD card yang memerlukan prosedur khusus ketika ingin mematikannya. Jadi harus di shutdown sebagaimana komputer pada umumnya.

Arduino memiliki ADC “Analog to Digital” dan DAC “Digital to Analog” converter yang berfungsi untuk mengkonversi sinyal analog ke digital dan sebaliknya.

Fungsi ini sangat diperlukan untuk melakukan pembacaan sensor dan transducer. Pada Arduino juga terdapat PWM (Pulse Width Modulation) yang berguna untuk hal seperti mengontrol kecepatan motor dan intensitas terang nyalanya lampu.

Ini bukan berarti dengan Raspberry Pi kita tidak bisa membuat alat seperti yang dapat dilakukan oleh Arduino. Hanya saja kita perlu menambahkan rangkaian pengaman pada pin GPIO yang dimiliki Raspberry Pi.

Raspberry Pi dapat membaca sensor digital secara langsung, akan tetapi Raspberry Pi tidak bisa langsung dihubungkan dengan sensor analog. Raspberry juga dapat menggenerate PWM dengan bantuan software PWM.

Kelebihan utama Raspberry Pi adalah ia dapat melakukan segala hal yang dapat dilakukan oleh komputer/laptop dengan sistem operasi Linux. Misalnya, membuat server, membuat program dengan berbagai macam bahasa, terutama bahasa tingkat tinggi seperti Python.

Raspberry dapat menjalankan sistem operasi berbasis GUI, sehingga kita dapat menggunakannya untuk melakukan pekerjaan standard seperti browsing, mendengarkan musik, nonton film, bermain game, mengetik dll.

Untuk penggunaan tingkat lanjut, Raspberry Pi hampir tidak memiliki batasan. Banyak sekali kemungkinan pengembangan aplikasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan Raspberry Pi.
Raspberry Pi seolah – olah menggantikan fungsi komputer, tapi dalam bentuk mini.

Kesimpulan


Arduino cocok digunakan untuk proyek tingkat rendah yang berhubungan dengan perangkat keras. Sedangkan Raspberry Pi cocok digunakan untuk proyek yang melibatkan perangkat lunak tingkat tinggi dan penggunaan komputer yang menyediakan sumber daya besar namun dengan ukuran yang super kecil, hemat daya (3.5Watt Max) dan harga terjangkau.

Sekian dari saya tentang Pengertian dan perbedaan antara Raspberry Pi dengan Arduino, apa bila ada kesalahan dalam bentuk penyampaian, tulisan, kata – kata, harap dimaklumin saja yach, hehehehe…….
Salam sukses Dari blog Ciri Khas, terima kasih sudah berkunjung…

Postingan terkait:

  1. terimakasih atas info yang sangat menarik ini dan untuk referensi silahkan kunjungi http://ps-elektronika.gunadarma.ac.id/

    ReplyDelete

Informasi yang Terdapat Pada web ini hanya Bersifat informasi saja, tidak untuk menggantikan pendapat Ahli, Dokter, ataupun Profesional. Terimakasih Atas Kunjungannya.